Sabtu, 10 Desember 2011

Kakao

Nama Latin                 : Theobroma cacao. Artinya pohon dewa.
Habitat Asli                 : Hutan tropis Amerika
Keistimewaan Kakao  : Cokelat memiliki zat theobromine yang berguna untuk mengurangi stress, darah tinggi, dan penyakit jantung.

     Pohon kakao waktu masih kecil sangat ringkih. Pohon kakao kecil harus dilindungi tajuk pohon induknya agar tidak mau kepanasan. Tapi, setelah dewasa pohon kakao justru suka sinar matahari yang panas. Pohon kakao hanya tumbuh di daerah khatulistiwa yang panas dan lembab. Setelah 4 tahun, pohon kakao akan menghasilkan kantong warna-warni di batangnya.


    Buah kakao berharga seperti emas bagi orang Maya Kuno di benua Amerika. Pada masa itu buah kakao menjadi mata uang. Orang Maya Kuno menganggap pohon kakao sebagai pohon dewa. Karena orang Maya memperoleh minuman yang lezat dari buah kakao. Dari daging buah kakao yang berwarna putih, bisa dibuat minuman segar. Namanya Cacao Criollo. Biji kakao juga bisa dibuat minuman yang lezat. Itulah minuman Cocolati atau Cokelat. Pada masa itu cokelat hanya diminum raja, bangsawan, dan persembahan bagi dewa. Sementara rakyat jelata lebih suka menukar buah kakaonya dengan bahan kebutuhan sehari-hari seperti jagung, kacang, kalkun dan sebagainya.

Kamis, 01 Desember 2011

Bunga Sungsang

   Nama latin           : Gloriosa superba
   Nama Inggris       : Flame lily, superb lily
   Nana Indonesia    : Sungsang
   Nama lokal          : Pacing tawa (Jawa), Katongkat (Sunda), Mandalika (Bali)

     Tanaman ini sebenarnya tanaman liar yang tumbuh di semak belukar, tegalan, atau hitam jati. Namun, banyak juga yang sengaja menanamnya sebagai tanaman rambat di pagar atau pergola rumah. Warna bunga sungsang adalah merah dan kuning berpendar-pendar terkena sinar matahari. Tanaman ini sangat suka mendapat banyak sinar matahari dan banyak air. Kuncup-kuncup bunga sungsang menghadap ke bawah. Ketika mekar, barulah bunga akan menghadap ke atas. Sebuah bunga sungsang punya enam helai mahkota bunga dengan tepi bergelombang indah. Bagian atas mahkota bunga berwarna merah dan bagian bawahnya kuning kehijauan.

     Bunga sungsang bisa dijadikan obat untuk penyakit tertentu. Misalnya sakit sendi, keram, panas tinggi, dan banyak lagi. Tetapi jangan asal dimakan, karena sesungguhnya sseluruh bagian tanaman ini sangat beracun jika dimakan. Untuk penggunaan obat ini kita harus bertanya kepada ahlinya. Bunga sungsang merupakan bunga nasional Zimbabwe dan bunga khas di negara bagian Tamil Mandu, India. Tumbuhan ini bukan saja asli Indonesia. Tumbuhan ini juga tanaman asli di Afrika bagian selatan, Madagaskar, dan sebagian Malaysia. Di Indonesia, tanaman ini banyak dijumpai di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Bunga-Bunga yang Lezat Untuk Disantap

  • Bunga Turi
      Bunga turi berasal dari pohon turi (Sesbonia grandiflora). Pohonnya bisa mencapai 10 meter, ramping dan daun-daunnya berbentuk oval. Mahkota bunganya berwarna putih dan keunguan. Bunga ini sering dijadikan campuran sayur untuk pecel atau dijadikan lalapan. Di Jawa TEngah bunga ini disebut turi, di Madura toroi dan di Sumba serta Nusa Tenggara Timur disebut tanunu.




  • Bunga Pepaya
     Selain diambil buah dan daunnya, pohon pepaya (Carica papaya) juga diambil bunganya. Bentuk bunga pepaya ini lonjong kecil-kecil, menggerombol dan berwarna putih. Orang Manado sering memasak bunga pepaya dengan cara ditumis bersama teri. Bunga pepaya yang dijadikan masakan adalah yang tidak terlalu muda dan kuncupnya belum mekar agar tidak terlalu pahit. Saat memasak bunga pepaya, sebaiknya tidak terlalu lunak sehingga masih terasa renyah saat disantap.




  •  Bunga Sedap Malam
     Bunga yang harum semerbak hanya pada malam hari ini memiliki nama latin Polianthes tuberosa. Bunga ini dikenal memiliki banyak manfaat, antara lain menobati influenza. Bunga sedap malam yang sudah diolah dan dijual di pasar tradisional dapat ditumis atau menjadi bahan campuran sup kimlo, serta hidangan berkuah lainnya. 


Resep Sup Kimlo

Bahan :
  • Bakso ikan dipotong-potong
  • Wortel dan jamur kuping dipotong-potong 
  • Bunga sedap malam kering yang sudah direndam air panas dan dibuat simpul
  • Soun yang sudah direndam air panas
  • Bawang putih, garam, merica, gula putih, kecap asin
  • Kaldu ayam
 Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih, kemudian masukkan wortel, jamur kuping, bakso ikan yang sudah dipotong-potong dan bunga sedap malam. Biarkan hingga layu dan wangi.
  2. Rebus kaldu ayam hingga mendidih, setelah itu masukkan tumisan bahan-bahan tadi.
  3. Tutup beberapa menit, lalu masukan garam, merica, dan gula putih. Setelah mendidih angkat lalu masukan soun

Kamis, 17 November 2011

Giethoorn, Sebuah Desa Unik dan Bebas Dari Polusi



     Giethoorn adalah sebuah desa di provinsi Overijssel Belanda. Terletak di kotamadya Steenwijkerland, sekitar 5 km barat daya Steenwijk. Giethoorn digunakan untuk menjadi kota "bebas polusi", di Belanda dikenal sebagai "Venesia dari Utara" atau "Venesia dari Belanda".Desa ini menjadi terkenal, terutama setelah 1958, setelah pembuat film Belanda Bert Haanstra membuat film komedi yang terkenal "Fanfare" di sana. Oleh karena itu, Giethoorn merupakan daya tarik wisatawan internasional yg terkenal di Belanda. Di bagian tua di desa, tidak ada jalan (saat ini ada jalur bersepeda), dan untuk mengangkut semua kebutuhan dilakukan dari air di sungai2 yg sangat banyak. Danau di Giethoorn dibentuk dengan menggali gambut. Giethoorn didirikan oleh buronan wilayah Mediterania di sekitar 1230 AD. Giethoorn adalah kotamadya terpisah sampai 1973, ketika itu menjadi bagian dari Brederwiede. 


 Giethoorn pada musim dingin




5 Tempat Terindah Di Prancis

1. Menara Eiffel

     Tempat wisata ini adalah hasil rangkaian 18.083 besi yang dibangun antara 1887 dan 1889. Meski dibangun untuk merayakan seabad revolusi Perancis, pembuatannya sendiri mengundang kritik dari seluruh Perancis. Kalangan seniman menilai tidak adanya keindahan dari Eiffel, sedangkan para arsitektur berdebat ketahanan angin pada strukturnya. Meski begitu, ikon Perancis ini tetap setia dikunjungi jutaan orang setiap tahun. Banyak orang yang ingin melihat Paris dari ketinggian 275 meter lewat Dek Observasi. Menara Eiffel ini juga terlihat indah dan romantis pada malam harinya. 








2.  Arch de Triomphe

       Di ujung lain Champ Elysee, tempat wisata yang akan kalian temukan adalah bangunan menyerupai gapura besar. Arch de Triomphe dibangun Napoleon pada 1806 sebagai simbol kemenangan Perancis.








3. Champ Elysee

     Menjadi salah satu kawasan elit di Paris yang digunakan sebagai tempat wisata. Di sini kalian akan menemukan etalase berisi barang dan parfum ternama, selain cafe-cafe mahal yang berjejer di sepanjang jalan. Kenyamanan pedestrian juga terjamin, mengingat lebarnya bagian trotoar di sini. Dulunya, bilangan ini pernah digunakan tentara Sekutu untuk berpawai merayakan kemenangan pada PD II.



4.Place de la Concorde 

     Lain lagi dengan cerita Place de la Concorde . Tempat wisata yang merupakan alun-alun terluas di Paris ini, dibangun pada 1755 di lahan seluas 86.400 meter. Ciri khas tempat ini adalah monumen dan air mancur. Dulunya, kaum bangsawan tertawa-tawa sambil menonton eksekusi terbuka para penjahat hingga penentang kerajaan. Pasca Revolusi Perancis, ganti wajah-wajah para borjuis itu yang murung menghadapi eksekusi. Nama tempat wisata ini sendiri berubah beberapa kali. Dimulai dari "Place Louis XV", "Place de la Révolution", dan terakhir "Place de la Concorde" sebagai simbol rekonsiliasi.








5.Musee Du Louvre

          Museum Louvre merupakan salah satu museum seni terbesar di seluruh dunia. Jika anda tidak menyukai seni, tetapi ingin memenuhi rasa ingin tahu anda akan lukisan Monalisa (di Paris disebut “la joconde”), atau mungkin tertarik karena buku “The da vinci Code”, anda tetap harus masuk ke museum ini. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana (Palais de Louvre) yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini di tahun 1870. Dan tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, I.M Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk.
Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35000 obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi sekitar jam 09.00 karena antrian yang panjang, dan anda pasti tidak akan menyia-nyiakan uang 9 euro anda setelah membayar tiket masuk.





Asal-Usul Alat Kesehatan

Alat Suntik

    Alat suntik (syringe) ditemukan pertama kali tahun 1853 oleh Alexander Wood, dokter asal Skotlandia, dan Charles Gabriel Pravaz, ahli bedah dari Prancis. Dalam waktu yang hampir bersamaan, keduanya berhasil menciptakan jarum berongga di bagian tengah, berujung runcing, dan cukup aman untuk menembus kulit. Rongga pada jarum itu berfungsi untuk mengalirkan obat. Jarum itu kemudian diberi nama jarum hipodermik. Jarum suntik awalnya hanya digunakan untuk mengalirkan obat penahan rasa sakit saat operasi saja. Namun, jarum itu kemudian juga digunakan untuk mengalirkan berbagai obat yang tak mungkin dimasukan lewat mulut (diminum).

Rontgen

     Sinar rontgen ditemukan tahun 1895 oleh ilmuan fisika asal Jerman, Wilhelm Conrad Rontgen. Sinar ini diberi nama sinar X karena dianggap misterius dan ditemukan tanpa sengaja. Ketika itu, Rontgen sedang mengadakan uji coba sinar katoda di laboratoriumnya. Saat itu lah tanpa sengaja ia menemukan sinar yang bisa menembus berbagai benda, termasuk kulit dan daging, kecuali tulang. Sinar X kemudian dimanfaatkan dalam bidang kesehatan untuk memeriksa bagian dalam tubuh pasien. Sinar rontgen dalam tingkat radiasi lebih tinggi juga dimanfaatkan untuk radioterapi, yaitu untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya.


Stetoskop
     Stetoskop berasal dari kata stethos (dada) dan skopeein (memeriksa). Alat ini ditemukan tahun 1816 oleh dokter asal Prancis, Rene Theophile Hyacinthe Laennec. Ketika itu, ia menciptakan stetoskop sederhana dari kayu berongga. Dengan alat itu, dokter dapat mendengarkan suara organ tubuh manusia,terutama bunyi paru-paru dan detak jantung. Seiring berkembangnya zaman, stetoskop pun makin moderen. Kini stetoskop terdiri dari open bell (bagian yang ditempelkan pada pasien), selang untuk menghantarkan suara serta earpiece yang dipasang pada telinga.






Tensimeter
     Tensimeter atau disebut juga sphygmomanometer adalah alat untuk mengukur tekanan darah. Alat ini ditemukan oleh Samuel Siegfried Karl Ritter von Bosch pada tahun 1881. Hingga tahun 1901, beberapa ilmuwan terus berusaha menyempurnakan tensimeter tersebut. Namun, tidak ada yang benar dan akurat. Hingga pada tahun 1905, ahli bedah Rusia, Nikolai Korotkov berhasil mengembangkan tensimeter moderen yang lebih akurat. Alat ini terdiri dari senuah pompa, sumbat udara, kantong karet dan pembaca tekanan berupa air raksa.

Lontar, Buahnya Segar dan Kenyal

     Pohon lontar memiliki bahasa latin Borassus flabellifer. Pohon ini tinggi menjulang dengan daun berbentuk seperti kipas. Pohon lontar banyak tumbuh di Asia Tenggara dan Asia  Selatan. 

Daun
     Zaman dahulu, sebelum ada kertas, orang menggunakan lembaran daun lontar untuk catatan. Misalnya seperti naskah-naskah kuno seperti Arjunawiwaha, Kakawin Ramayana. Hingga kini mencatat di daun lontar masih dilakukan oles sekelompok masyarakat desa adat Tenganan Pegringsingan, Bali. Selain untuk catatan, daun buah lontar juga sering dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat keranjang dan atap rumah.

Buah
     Dalam satu buah lontar, biasanya berisi 2-4 biji daging buah. Warna daging buahnya putih bening mirip kolang-kaling. Rasanya, kenyal dan segar, namun sekilas mirip rasa buah kelapa. Selain enak untuk disantap, daging buah lontar konon  bermanfaat bagi kesehatan, antara lain untuk mengobati panas dalam dan penyakit kulit.


RESEP TEH BUAH LONTAR

Bahan     :
  • 80 gram gula palem (gula aren)
  • 100 gram gula pasir
  • 1 lembar daun pandan
  • 50 gram jahe (dibakar, dikupas, dan diiris tipis)
  • 250 ml air putih
  • 250 air teh aroma melati
  • 250 gram buah lontar (dipotong-potong)
  • 250 gram es batu
Cara Membuat     :

  1. Rebuslah gula palem, gula pasir, daun pandan dan jahe dengan air sampai mendidih. Kemudian angkat dan saring.
  2. Campur an aduk rebusan tadi dengan air teh serta buah lontar.
  3. Sajikan dengan es batu.